Internasional

1940, PARIS DI BOM OLEH JERMAN

Pada tahun 1940, angkatan udara Jerman membom Paris, menewaskan 254 orang, kebanyakan dari mereka masyarakat sipil.

Thn 1940, AU Jerman membom Paris, menewaskan 254 orang, kebanyakan dari mereka masyarakat sipil.

Sebagai usaha untuk mengancurkan kekuatan ekonomi dan militer Perancis, pada 6 Mei 1940 Jerman melakukan pemboman terhadap ibukota Perancis ini. Dampak yang ditimbulkan menewaskan ratusan korban yang kebanyakan masyarakat sipil seperti anak-anak sekolah dan ibu rumah tangga.  Serangan ini ditujukan untuk melemahkan moral pasukan Perancis dan kekuatan Sekutu pada umumnya.

Perancis lalu melakukan serangkaian kebijakan untuk menenangkan moral negara ini. Salah satunya pelarangan kepada pejabat untuk tidak melarikan diri dari Paris yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri. Ancaman dan sanksi berat bakal menimpa mereka yang melanggar.

Terlepas dari kenyataan bahwa Pasukan Ekspedisi Inggris hampir menyelesaikan evakuasi di Dunkirk, dan bahwa Perancis nyaris hancur oleh Jerman dan diduduki sampai tahun 1944.

Kabinet Perang Inggris diberitahu bahwa raja Norwegia, Haakon, sudah menyatakan keyakinan sepenuhnya bahwa Sekutu akan menang pada akhirnya dan mengembalikan keadaan.

Sang raja, sesudah membuat ramalannya, kemudian melarikan diri dari Norwegia ke Inggris, negaranya saat ini berada di bawah pendudukan Jerman. Dan memang betul, pada akhir peperangan 1944-1945, Jerman mengalami pukulan yang menyakitkan. Banyak kotanya dihancurkan oleh koalisi Sekutu dan ibukota sukses di masuki, dihujani bom, dan dipermalukan.