Internasional

Kamboja Akan Pelajari Produk Halal dari Indonesia

Kamboja tertarik untuk mempelajari produk halal dan meningkatkan kerja sama di bidang farmasi dengan Indonesia. Hal ini merupakan salah satu fokus utama yang bakal menjadi agenda kunjungan Menteri Luar Negeri Kamboja, Prak Sokhonn ke Indonesia.

Serangga goreng, makanan uji nyali di Kamboja

Rencananya, Menlu Kamboja bakal menemui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Jumat, 2 Februari 2018. Kunjungan Menlu Kamboja telah direncanakan semenjak 2017 lalu tapi sempat tertunda dan baru terealisasi pada awal tahun ini.

“Isu yang menjadi perhatian kedua Menlu yaitu upaya penguatan mekanisme bilateral di sejumlah area kerja sama seperti pertanian, pariwisata dan teknologi informasi,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, Kamis 1 Februari 2018.

Selain itu bakal dibahas pula penguatan ekonomi baik bidang perdagangan dan investasi. Untuk diketahui, nilai perdagangan Indonesia dan dengan Kamboja pada tahun 2017 mencapai US$441.576. Sementara investasi Indonesia di Kamboja tahun 2016 tercatat sebesar US$350 juta.

“Akan dibahas juga terkait kolaborasi di bidang farmasi. Kamboja juga tertarik untuk belajar produk halal dari Indonesia. Nanti dibahas kerja sama peningkatan kapasitas pertahanan dalam konteks pertukaran pendidikan militer,” ujar Arrmanatha menjelaskan.

Tahun depan, 60 tahun hubungan diplomatik dua negara bakal dirayakan oleh Indonesia dan Kamboja. Rencananya dalam kunjungan Menlu Kamboja esok bakal dibahas mengenai berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam usaha merayakan kembali hubungan diplomasi kedua negara tersebut.