Internasional

Kebijakan Trump Pisahkan Keluarga Migran, Hizbullah Sebut Trump Monster

Pemimpin kelompok militan Lebanon Hizbullah menyebut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai monster liar. Ini tidak terlepas dari kebijakannya memisahkan anak-anak migran dari orang tua mereka yang tertangkap masuk secara ilegal ke AS.

Sheikh Hassan Nasrallah mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa kebijakan itu menunjukkan “citra nyata” Trump.

Lebih dari 2.300 anak telah dipisahkan dari orang tua mereka dalam beberapa minggu terakhir saat mereka berusaha memasuki AS secara ilegal. Beberapa ditempatkan di tempat penampungan yang dikontrak pemerintah ratusan mil jauhnya dari orang tua mereka.

“Bukankah gambaran anak-anak imigran yang terpisah dari ayah dan ibu mereka dan ditempatkan di tempat-tempat terpencil dengan jelas mengekspresikan kebrutalan Presiden Trump dan pemerintahannya?” kata Nasrallah.

Kebijakan Trump Pisahkan Keluarga Migran, Hizbullah Sebut Trump Monster

“Seandainya orang bisa melihat citra nyata Trump, dia akan muncul sebagai monster liar,” tambahnya seperti dikutip dari AP, Sabtu (30/6/2018).

Kebijakan nol toleransi imigrasi yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump menuai kritikan baik dari dalam maupun luar negeri. Kebijakan itu sudah mendorong kekacauan kolateral di hampir setiap level.

Di bawah kebijakan Trump, pihak berwenang bisa mendakwa imigran yang tertangkap menyeberangi perbatasan AS-Meksiko secara ilegal. Sementara orang dewasa di penjara, anak-anak mereka dikirim ke tempat penampungan pemerintah.