BisnisEkonomi

BTN Buka Peluang Naikkan Bunga Kredit, Imbas Rupiah Terus Melemah

BTN Buka Peluang Naikkan Bunga Kredit, Imbas Rupiah Terus Melemah

Nilai tukar rupiah yang melemah ke level Rp14.840, diakui bisa kembali membuat Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate.

Dengan naiknya suku bunga acuan, pihak perbankan pun mengaku akan meresponsnya dengan menaikkan suku bunga kredit hingga KPR.

Hal itu diungkapkan oleh Executive Vice President Non Subsidized Mortgage and Consumer Lending Division PT Bank Tabungan Negara Tbk, Suryanti Agustinar.

“Ya, pasti lah kalau BI Rate naik, ya pasti mau enggak mau (suku bunga kredit naik). Apalagi, kurs dolar mau tembus Rp15 ribu per dolar AS,” kata Suryanti ditemui di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa 4 September 2018.

BTN Buka Peluang Naikkan Bunga Kredit, Imbas Rupiah Terus Melemah
BTN Buka Peluang Naikkan Bunga Kredit, Imbas Rupiah Terus Melemah

Dari industri perbankan, ia melanjutkan, suku bunga dipastikan naik jika cost of fund atau biaya dana perbankan juga naik.

Tetapi, untuk kenaikan suku bunga KPR BTN sendiri, ia mengatakan, masih menunggu waktu.

“Saya sih, memprediksi bunga akan naik, otomatis kalau bunga cost of fund dana bank naik. kan mau enggak mau naik. Sudah pasti naik, tetapi tinggal tunggu waktunya,” ujarnya.

Meskipun demikian, Suryanti mengatakan, pihaknya akan berhati-hati menaikkan suku bunga. Karena, daya beli masyarakat dikhawatirkan dapat menurun.

“Tapi kita tidak ingin langsung naik, kita khawatir daya beli turun dan berimbas ke NPL (kredit macet). Jadi, kita juga hati-hati dari perbankan ke bunga dana, Tapi pasti, kita enggak mau juga NIM (Net Interest Margin) tergerus, maka kita akan naikkan bunga kredit,” ujarnya.

Suryanti melanjutkan, dengan pertimbangan tertentu, kenaikan suku bunga acuan akan berimbas kepada kenaikan suku bunga kredit. “Memang, saat ini kalau bunga kredit belum tinggi banget, ambil segera kredit rumah. Karena, bunga rendah belum tentu ada tahun depan. Makannya, ambil cepetan bunga KPR murah,” ujarnya.