NasionalPolitik

Inilah Penjelasan Djoko Santoso Terkait Pernyataan Prabowo Subianto Soal Indonesia Akan Punah

Djoko Santoso, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menjelaskan pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan punah apabila kubunya kalah pada Pemilu 2019 mendatang.

Djoko mengatakan, pernyataan Prabowo Subianto mengacu dari sejarah kerajaan-kerajaan terdahulu di Nusantara, sebelum terbentuknya Indonesia.

“Pertama kita dari histori dari negara Nusantara ini semakin pendek, Sriwijaya 300 tahun, Demak hanya puluhan tahun. Tentunya kita harus kritis,” kata Djoko di Kopi Bos, Jalan Asem Baris Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menjelaskan, negara itu seperti manusia yang bisa “sakit” bahkan mempunyai usia tersendiri. Oleh sebab itu, jika tidak diurus dengan baik, maka “penyakitnya” bukan hal mustahil akan datang.

“Negara itu seperti manusia, bisa terkena serangan jantung, liver pada umur 80 sampai 90-an. Uni Soviet habis, Yugoslavia habis, bahkan Amerika juga pernah perang saudara dan lebih banyak korbannya dari perang dunia. Jadi umur negara-negara itu bisa terserang penyakit,” tutur mantan Panglima TNI itu.

Inilah Penjelasan Djoko Santoso Terkait Pernyataan Prabowo Subianto Soal Indonesia Akan Punah
Inilah Penjelasan Djoko Santoso Terkait Pernyataan Prabowo Subianto Soal Indonesia Akan Punah

Menurut Djoko, di penghujung abad 20, Indonesia mengalami globalisasi dan perubahan iklim. Salah satu arus globalisasi yang dimaksud adalah peredaran narkoba yang masuk ke Indonesia dengan jumlah tidak terhingga, selain kesenjangan sosial yang belum dapat diatasi.

“Narkoba sudah datang ton per ton. Bangsa ini sedang berperang, 30 sampai 50 tahun lagi itu kita (Indonesia) akan mendapatkan anugerah dari Allah. Penduduk kita 50 persen tenaga profesional yang produktif. Kalau kalian (generasi muda) terserang narkoba, ke mana negara ini? Ini yang kita hadapi. masih banyak lagi, ada krisis pangan, kesenjangan sosial. Kita sudah dicengkeram kapitalis. Akhirnya ada kesenjangan sosial. Ini semua menjadi ancaman kita,” jelasnya.

“Inilah yang kita hadapi, masih banyak lagi kesenjangan sosial. Menurut Profesor Edi Swasono artinya yang miskin dan kaya makin jauh. Maka ini semua jadi ancaman kita yang sudah membahayakan bangsa, tinggal kalian yang mengawasi bangsa ini,” tambah Djoko.

Demikianlah penjelasan Djoko Santoso terkait pernyataan Prabowo Subianto soal Indonesia akan punah.

 

""