NasionalPolitik

Inilah Strategi Prabowo Bakal Jadikan Indonesia Produsen Biofuel Terbesar Di Dunia

Inilah Strategi Prabowo Bakal Jadikan Indonesia Produsen Biofuel Terbesar Di Dunia (pojokpos.com)Inilah Strategi Prabowo Bakal Jadikan Indonesia Produsen Biofuel Terbesar Di Dunia

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kerap menjadi masalah yang disoroti masyarakat. Harga minyak dunia yang naik turun seringkali tidak bisa disikapi dengan baik di dalam negeri.

Anggota Tim Ekonomi, Penelitian dan Pengembangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika mengatakan defisit ekspor dan impor migas masih menjadi masalah yang dihadapi Indonesia. Pihaknya lantas memaparkan strategi menyelesaikan masalah tersebut.

“Problem pertama, energi karena kita sudah sangat tergantung pada bensin dan solar sehingga ketika kita sudah jadi nett importir. Kita harus lepas dari ketergantungan,” ujarnya di Prabowo-Sandi Media Center, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2019).

Dikatakan Harryadin, cara untuk mengurangi ketergantungan impor migas dengan memanfaatkan energi alternatif yaitu biofuel yang bersumber dari tanaman.

Anggota Tim Ekonomi, Penelitian dan Pengembangan BPN Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika (pojokpos.com)
Anggota Tim Ekonomi, Penelitian dan Pengembangan BPN Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika

Harryadin menjelaskan, saat ini pemerintah era Petahana memang sudah melakukan cara tersebut dengan program B20. Tetapi itu dinilai belum optimal.”Yang dilakukan Prabowo nanti adalah Indonesia jadi (produsen) biofuel terbesar di dunia,” jelasnya.

Hal tersebut, menurut Harryadin, dapat dilakukan sebab Indonesia memiliki sumber daya alam yang mendukung. “Modalnya, kita punya hutan lahan 10 juta hektar yang sudah tidak produktif. Artinya pemiliknya sudah tidak pakai. Nah lahan lahan ini kita coba pakai lagi nanti,” katanya.

Di kawasan lahan hutan tersebut, nantinya bisa dibangun pabrik. Pabrik ini akan mengolah tanaman menjadi biofuel. Pihaknya tidak akan menggunakan kelapa sawit yang merusak tanah.

“Dari 10 juta hektar itu, target 2 juta hektar jadi Bio Etanol Estate. Ini jadi tambahan energi nasional. Bio Etanol Estate ini tidak gunakan kelapa sawit karena merusak tanah. Jadi pakai 7 tanaman yang bakal dipakai, aren, singkong, lamtoro untuk reboisasinya,” ungkapnya.

“Kira kira ini adalah cara yang sedang digodok dan diwacanakan sehingga kita punya jalan keluar supaya kita bisa kurangi ketergantungan energi,” lanjut Harryadin.

Itulah strategi Prabowo ingin jadikan Indonesia sebagai produsen biofuel terbesar di dunia. Semoga, jika Prabowo menang dalam Pilpres April mendatang, semua harapan seluruh masyarakat Indonesia akan segera terwujud.