NasionalPolitik

Prabowo: Indonesia Sedang Bleeding, Hidup Dari Transfusi Utang

Prabowo: Indonesia Sedang Bleeding, Hidup Dari Transfusi Utang (pojokpos.com)Prabowo: Indonesia Sedang Bleeding, Hidup Dari Transfusi Utang

Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02 menyamakan kondisi Indonesia dengan tubuh manusia yang tengah mengalami pendarahan kritis. Prabowo menilai Indonesia saat ini seperti orang yang sedang mengalami pendarahan karena kekayaannya banyak yang bocor ke luar negeri.

Menurut Mantan Danjen Kopassus itu, pendarahan tersebut terjadi salah satunya karena rekayasa faktur penjualan yang berujung pada kebocoran anggaran negara. Rekayasa ini biasanya berupa faktur yang dilaporkan lebih rendah dibandingkan faktur penjualan aslinya atau disebut under invoicing.

“Itu yang saya sebut kebocoran. Itu yang saya sebut bleeding. Indonesia sedang bleeding, Indonesia sedang berdarah,” ujar Prabowo, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (3/3).

Prabowo mengatakan, hal tersebut sudah lama dibiarkan hingga menyentuh ke dalam masa pendarahan yang paling kritis. Bahkan dalam kesempatan itu, Prabowo mencontohkan beberapa under invoicing di bidang sumber daya alam seperti kelapa sawit, cokelat, batu bara, hingga tambang.

Prabowo: Indonesia Sedang Bleeding, Hidup Dari Transfusi Utang (pojokpos.com)
Prabowo: Indonesia Sedang Bleeding, Hidup Dari Transfusi Utang

Contohnya, tutur Prabowo, ekspor tambang batu bara, laporan penjualannya hanya 15 juta ton per tahun. Kenyataannya ekspor batu bara justru mencapai angka 30 juta ton per tahun. Berarti ada 15 juta ton yang harga ekspornya dihilangkan dari data tersebut dan berarti sudah menjadi kerugian negara.

“Yang dilaporkan hanya 15 juta padahal dia tambang 30 juta. Itu kan 150 juta dolar tiap tahun Indonesia hilang uang. Itu yang saya sebut kebocoran. Itu yang saya sebut bleeding,” jelasnya.

Ditegaskan Ketua Umum Partai Gerindra itu, bahwa tidak hanya masyarakat biasa, kejadian ini pun tidak dipedulikan oleh para elite negara. Bahkan, menurutnya, para elite justru tidak merasakan fenomena kebocoran ini. Terlebih, di tengah keadaan ekonomi yang sedang terpuruk ini, Indonesia hanya melakukan utang untuk menambal fenomena tersebut.

“Jadi kita hidup itu dari transfusi darah. Kita hidup dengan utang. Tidak dengan produksi kita sendiri. Tidak dengan keuntungan kita sendiri. Tidak dengan tangan kita sendiri,” tegas Prabowo.

“Ini saudara-saudara, perjuangan kita. Ini yang harus kita hentikan, pendarahan rakyat Indonesia. Jadi ini perjuangan kita. Saya maju, saya ingin hentikan pendarahan. Bersama saudara-saudara sekalian. Ini tugas kita bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Indonesia saat ini seperti orang yang sedang mengalami pendarahan karena kekayaannya banyak yang bocor ke luar negeri. Jadi, Indonesia hidup dari transfusi darah, hidup dengan utang.