NasionalPolitik

Prabowo Kembali Diserang Isu HAM, Tanda Petahana Panik

Prabowo Kembali Diserang Isu HAM, Tanda Petahana Panik (pojokpos.com)Prabowo Kembali Diserang Isu HAM, Tanda Petahana Panik

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menanggapi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar yang menyebut Prabowo Subianto melakukan pelanggaran HAM berat pada peristiwa ’98. Menurutnya, hal tersebut adalah kaset rusak yang diulang-ulang.

Demikian dikatakan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (13/3).

“Jadi ini kaset rusak diulang ulang, hanya untuk kepentingan Pemilu 2019 dulu 2014 Agum Gumelar berkoar koar ini juga. Jadi enggak ada yang baru pernyataan Agum Gumelar itu,” ujar Andre.

Dikatakan Andre, Agum adalah pendukung Petahana yang ingin mendiskreditkan Prabowo. Menurut Andre, survei Prabowo sudah unggul di atas Petahana sehingga Agum panik.

“Takut Jokowi kalah sehingga dia menyerang Pak Prabowo,” kata Andre.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade (pojokpos.com)
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade

Wakil Sekjen Partai Gerindra itu kemudian menyarankan, sebaiknya Agum meminta Petahana menyelesaikan kasus HAM masa lalu sesuai Nawacita bidang hukumnya, daripada basa basi tidak jelas. Andre menyebut, narasi Agum keluar lima tahunan. Dia curiga ada pesanan supaya jabatan wantimpres Agum langgeng.

“Jangan anda ngamen sekali lima tahun demi siapa tahu ya Agum ini kan pendukung Pak Jokowi, nanti siapa tahu lagi enak-enak jadi Wantimpres habis tiba-tiba jabatan habis kan,” tutur Andre.

“Sekarang mungkin ada yang order lagi Agum ngamen lagi, ya minimal Wantimpres bertahanlah 5 tahun lagi kan ngisi-ngisi hari tua,” pungkasnya.

Senada dengan Andre, Sekretaris Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hanafi Rais mengatakan isu pemecatan Prabowo itu sudah usang. Dia menyinggung saat Prabowo menjadi cawapres Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat maju di Pilpres 2009.

“Kalau memang itu masalahnya, Pak Prabowo juga dulu pernah jadi cawapresnya Ibu Megawati. Jadi sebenarnya sudah nggak ada masalah lagi soal itu,” katanya.

Politikus PAN itu pun tidak takut jika isu yang diembuskan Agum akan menggerus elektabilitas Prabowo. Dia malah menyarankan Agum supaya lain kali menyuguhkan ‘hidangan’ yang lebih segar.

“Kalau mau menyuguhkan hidangan pada masyarakat, berilah hidangan yang segar. Jangan yang basi. Kalau basi, nanti malah muntah,” tutur Hanafi.

Sementara itu, Prabowo kini kembali diserang isu HAM. Hal tersebut menandakan kepanikan kubu Petahana yang takut kalah dalam Pilpres 2019 mendatang.

Tinggalkan Balasan