NasionalPolitik

Prabowo: Tugas Pemimpin Tak Sulit, Gunakan Akal Sehat Dan Cintai Rakyat

Prabowo: Tugas Pemimpin Tak Sulit, Gunakan Akal Sehat Dan Cintai Rakyat (pojokpos.com)Prabowo: Tugas Pemimpin Tak Sulit, Gunakan Akal Sehat Dan Cintai Rakyat

Calon Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu tidak sulit, asalkan menggunakan akal sehat dan mencintai rakyat. Diakui Prabowo, itulah prinsip yang diajarkan oleh guru-gurunya.

Hal tersebut disampaikan calon presiden nomor urut 02 itu, saat menyapa masyarakat Jambi di Ratu Convention Center, Jambi pada Kamis (14/3/2019).

“Tugas sebagai pemimpin tidak sulit, asalkan gunakan akal sehatmu dan cintai rakyatmu. Ustaz-ustaz saya mengajarkan seperti itu, guru-guru saya mengajarkan seperti itu,” kata Prabowo.

Dikatakan Prabowo, pemimpin memiliki dua tugas yang harus dilakukan tanpa terkecuali. Kata dia, dua tugas yang dimaksud itu juga merupakan pandangan yang diberikan gurunya.

“Satu tegakkan keadilan, kedua buat rakyat sejahtera,” tutur Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Prabowo: Tugas Pemimpin Tak Sulit, Gunakan Akal Sehat Dan Cintai Rakyat (pojokpos.com)
Prabowo: Tugas Pemimpin Tak Sulit, Gunakan Akal Sehat Dan Cintai Rakyat

Prabowo kemudian menjelaskan pengalamannya saat memimpin Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Partai Gerindra. Prabowo menyebut telah memahami apa yang harus dilakukan sebagai presiden Republik Indonesia jika terpilih pada Pilpres 2019.

Mengenai masalah yang akan dihadapi oleh presiden, Prabowo menyebut hal itu merupakan implikasi dari sikap elite yang tidak peduli masa depan Indonesia. Dia menganggap ketidakadilan dan kesenjangan yang dirasakan masyarakat adalah akibat sikap para elite.

“Elite Indonesia sebagian besar hanya memikirkan dirinya dan keluarganya sendiri. Mungkin mereka sedang membangun dinasti. Hei kalian para elite, rakyat Indonesia ingin menjadi tuan di negerinya sendiri,” ucapnya.

Mantan Danjen Kopassus itu kemudian mengimbau kepada pendukungnya agar tetap teguh melaksanakan kerja-kerja kampanye. Menurutnya, jika ada ejekan dari kubu lawan, tidak perlu ditanggapi.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengetahui jika nama Koalisi Adil Makmur ada pihak yang mengejek. Prabowo menyebut mereka yang mengejek itu menganggap nama Koalisi Adil Makmur sudah tidak relevan dan ketinggalan zaman.

“Koalisi adil makmur diejek katanya itu jadul, kan sekarang kita jaman now. Justru karena dulu belum adil makmur ya makanya kita terus berjuang,” ujarnya.

“Jika kita diejek kita santai saja, karena kita yakin berada di jalan yang benar,” lanjut Prabowo.

Namun demikian, jika kita mau gunakan akal sehat dan mencintai rakyat maka tugas seorang pemimpin itu tidak sulit. Karena seorang pemimpin itu bekerja dari rakyat dan untuk rakyat.

Tinggalkan Balasan